Rafting Arung Jeram (pengetahuan dasar)

Pengetahuan dasar Rafting Arung Jeram




Selamat datang di Trip Outbound Indonesia, kami merupakan perusahaan penyedia jasa event organizer outbound di Bandung dan Lembang. Bagi anda yang suka dengan kegiatan outbound baik untuk dilaksanakan bersama kerabat, keluarga, perusahaan dan instansi, Trip Outbound Indonesia mampu memberikan anda pelayanan terbaik dengan fasilitas yang memuaskan untuk menciptakan kegiatan outbound yang jauh lebih bermanfaat untuk anda dan berdampak positiv untuk perusahaan anda.

Adapun salah satu kegiatan outbound yang dapat anda laksanakan di kawasan kota Bandung salah satunya adalah kegiatan Rafting. Rafting  adalah bagian dari kegiatan outbound dimana anda bersama kerabat lainnya akan diajak mengarungi sungai berjeram menggunakan perahu karet khusus rafting, dengan dilengkapi peralatan standart keamanan Rafting arung jeram, anda akan dilengkapi oleh helm, pelampung, dayung serta seorang operator rafting yang berpengalaman serta ahli dalam hal Rafting Arung Jeram.

Diluar arena permainan rafting akan ada team khusus yang biasanya disebut team katak, mereka adalah para operator rafting senior yang sudah handal bahkan diantaranya sudah memiliki pengalaman mengarungi derasnya jeram yang ada di seluruh Indonesia. Dengan HT yang selalu digenggam ditangan mereka selalu memantau serta siap siaga dari jarak tertentu dan mereka akan segera berak setiap ada sesuatu yang dianggap darurat disinilah tugas dari para senior operator rafting yang sudah berpengalaman yang biasa disebut Team Katak untuk menjaga serta menjamin keselamatan para peserta rafting arung jeram. 

Kunjungi Website Baru Kami Trip-Outbound. Dan Telusuri kami di Outbound Lembang, Lembang Outbound, Outbound Bandung, Bandung Outbound, Outbound Bandung Lembang, Outbound Lembang Bandung, Bandung Lembang Outbound, Lembang Bandung Outbound, Outbound, Outbond, Lembang, Bandung, Outbound Adventure, Trip Outbound, Rafting Arung Jeram, Outbound training Bandung, Camping Bandung, High Ropes Bandung, Hiking Lembang Bandung, Company Gathering, Family Gathering, MICE

Jumlah peserta rafting dalam satu perahu biasanya berjumlah 6 orang ditambah 1 operator rafting. Sebelum memulai kegiatan rafting, para peserta akan diberikan arahan oleh para operator rafting mengenai cara mengarungi sebuah jalur pengarungan jeram. 

Peraturan Rafting Arung Jeram

Tahukah anda bahwa dalam permainan Rafting Arung jeram ada aturan-aturan yang sudah baku dan wajib ditaati oleh siapapun yang sedang melakukan kegiatan Rafting Arung Jeram. Berikut adalah beberapa point peraturan rafting arung jeram yang wajib anda taati :


1. Be a competent swimmer
Kenali kemampuan diri anda. Jika kemampuan berenang anda minim, pilihlah lokasi kegiatan arung jeram yang tidak menuntut anda memiliki kemampuan berenang, terutama bagi anda yang baru kali pertama mengikuti kegiatan arung jeram
2. Always wearing a PFD and helmet
Pelampung dan helm,  adalah penyelamat utama anda saat terjadi hal darurat oleh karenanya anda wajib mengenakan pelampung dan helem saat sedang melakukan kegiatan pengarungan rafting adventure ataupun saat anda beristirahat dipinggiran sungai.
3. Be aware of river hazards and avoid them
Waspadalah terhadap segala bahaya yang ada disungai dan persiapkan diri anda menghadapi kemungkinan bahaya tersebut. Mintalah pada skipper rafting adventure anda untuk menghentikan kegiatan jika terjadi hujan deras, atau jika anda dalam pengarungan, segera tepikan perahu anda, tunggu sampai hujan berhenti dan debit air kembali normal.
4. Be suitably equipped
– Gunakan sepatu oalh raga / sandal gunung selama anda mengikuti kegiatan wisata arung jeram
– Pasanglah pengait jika anda memakai kacamata.
– Jangan mengenakan pakaian dari bahan banyak menyerap air sehingga memberatkan
anda, kenakanlah pakaian dari bahan lycra, neoprene atau parasut.
– Ikatlah rambut anda dengan baik jangan biarkan tergerai.
– Pakailah sunblock ketika wisata arung jeram untuk menghindari sunburn dengan
SPF yang sesuai dengan kulit anda, oleskan secara merata dan jangan dioleskan pada
dahi dan lipatan lutut.
5. Leave your expensive jewels, watches, mobile phone and keys
Tinggalkan segala barang berharga anda seperti perhiasan, jam tangan, HP dan kunci kendaraan pada tempat yang aman atau titipkan pada pengawas.
6. Bring your necessities stuff into dry bag
Bawalah barang-barang yang anda perlukan selama dalam pengarungan. Pastikan barang-barang tersebut terbungkus kantong plastik sebelum memasukkannya ke dalam dry bag, serta pastikan pula dry bag yang dibawa dalam kondisi yang baik dan terikat pada perahu selama pengarungan.
7. Ensure that you are free of the effects of alcohol/drugs
Pastikan diri anda tidak berada dibawah pengaruh alcohol dan obat-obatan sebelum memulai kegiatan. Jangan memaksakan diri mengikuti kegiatan jika anda masih dalam masa pengobatan/perawatan. Tapi jika anda telah memastikan keikutsertaan dan anda tidak dapat membatalkannya, beritahukan pada pihak penyelenggara arung jeramtentang kondisi anda agar anda mendapat pengawasan extra selama mengikuti kegiatan.
8. Ensure that you have understood the brief or safety talk
Pastikan bahwa anda telah mengerti sepenuhnya tentang cara, teknik dan instruksi yang diberikan saat safety talk sebelum anda memulai kegiatan. Baik safety procedure maupun self rescue. Jika anda merasa ragu dan belum memahami, jangan malu meminta trip leader atau skipper untuk menjelaskan kembali.
Jenis Jeram/Riam dalam Rafting Arung Jeram
Ada berbagai jenis jeram/riam yang ada disungai berikut ini kami paparkan mengenai jenis2 jeram/riam yang biasa dihadapi oleh para peserta rafting di Indonesia :
1. Edi/ edies
adalah kondisi air yang tenang di pinggir sungai, edi terbentuk karena sungai berbelok atau ada batuan besar di pinggir sungai sehingga air tenang setelah batuan itu mencegah arus besar melewati jalurnya. Edi ini biasa digunakan untuk parkir boat kalau butuh istirahat atau jka kita hanyut bisa mengarah ke edi untuk istirahat dan memegang sesuatu agar tidak sampai kehabisan tenaga. Benda benda di edi biasanya tidak akan berpindah jika tidak di geser mendekati arus. 
2. Drop
Drop adalah jeram yang terbentuk karena terjadi penurunan dasar sungai seperti bentuk tangga/undak menurun pada dasar sungai tetapi tidak terlalu besar. Jika beda ketinggiannya terlalu besar ( seperti air terjun kecil maupun besar ) disebut hidrolik, dan ini bisa berbahaya karena ada tekanan besar ke dasar sungai sebelum aliran dilemparkan lagi ke permukaan terus ke hilir. Aliran ini dapat membuat perahu tersedot ke dalam air.
3. Double drop
Double drop adalah arus sungai yang melewati atau melampaui batuan besar biasanya membentuk double drop atau terjunan yang besar dan berurutan. Double drop yang besar jika dilalui perahu tanpa kayuhan bisa menyebabkan perahu tertarik terus dan tak bisa jalan maju.. 

double drop bisa membuat perahu kehilangan keseimbangan dan dengan ke ahlian skipper atau pemandu sungai akan bisa dilalui dengan super duper nyaman asal para rafter ngikutin perintahnya. Terjatuh di duble drop bisa jadi rafter juga akan ter tahan di sana dan tak bisa keluar.
karena nya perlu usaha lebih untuk segera keluar dari jebakan bentukan air ini.
4.Standing wave
Standing wave adalah arus yang bentuknya menyerupai gelombang laut. Meski tidak besar dan tinggi namun dapat memaksa perahu melompat - lompat dan mengayun ke depan dan ke belakang. Arus semacam ini akan lebih seru jika dilalui dari depan, namun demikian banyak harus dihindari bila datangnya dari arah samping, karena besar kemungkinan menyebabkan perahu terbalik. Arus semacam ini tetaplah liar karena jarak dan irama gelombang yang tak terukur. Saat perahu masuk jeram sempit, arus yang dibentuk oleh benturan - benturan dinding sungai atau batuan besar di kanan kiri jalur, akan sangat mengasyikkan meski harus tetap diwaspadai,yang paling penting untuk diperhatikan adalah tidak panik. Prinsip yang tetap harus dipegang adalah membelakangi arus dan kaki dinamis.
5. Turbulence
Turbulence adalah gelombang berpusar di bawah permukaan air yang biasanya terbentuk karena kedalaman sungai yang dihiasi batuan besar atau jatuhnya air dari ketinggian sebelumnya, misal air terjun atau air jatuh dari dam. Pusaran air akan menyedot perahu jika perahu tidak mempunyai daya dorong ke depan. Oleh karenanya, “dayung kuat” adalah perintah skipper untuk menghindari jebakan turbulensi di bawah jeram. Jebakan turbulensi cukup berbahaya jika pararafter terjatuh di dalamnya, karena biasanya badan tidak bisa keluar dari jebakan ini. Jeram akan terus menyedot badan perahu, sehingga sebaiknya para rafter justru harus mengikuti arus bawah dan jangan dilawan. Kemudian buat formasi bola, yaitu tekuk tubuh dalam - dalam, setiap orang saling memegang dan merangkul sehingga membentuk bola hingga perahu terdesak ke dasar sungai. Begitu mendapat pijakan, langsung jejakkan perahu ke atas sekuat mungkin agar menuju permukaan.
6. Undercut
Undercut adalah arus memotong yang sangat ditakuti di setiap kegiatan arung jeram, meski para rafter tidak selalu menemuinya di semua sungai. Banyak yang berpendapat bahwa apapun yang masuk ke dalam arus undercut tidak akan bisa keluar, termasuk manusia. Di permukaan undercut terlihat seperti pusaran ringan, namun sebenarnya arus ini berputar cukup keras di bagian dalam. Di lapangan, bentuk spesifik undercut sulit untuk diprediksi kecuali ketika sungai surut atau kering. Selain turbulensi arus yang kuat, faktor lain yang membuat perahu sulit keluar dari undercut adalah adanya halangan berupa akar pohon ( jika letaknya di pinggir sungai ), tonjolan - tonjolan batu tak beraturan, dan entrapment ( jebakan ). Bentuk undercur yang dalam dan panjang sering disebut saringan karena benda apa pun yang masuk ke dalamnya, sekalipun bisa keluar, akan keluar dalam bentuk serpihan - serpihan seperti habis dicincang. Namun bila terjebak di arus undercut yang tidak terlalu dalam, para rafter bisa keluar dengan menggunakan teknik bola atau renang hole
Tujuan Kegiatan Rafting Arung Jeram
Tujuan dari dilaksanakannya kegiatan rafting adalah sebagai alternatif sarana olahraga yang mengkombinasikan kekuatan otot, strategi, keberanian dan membuat keputusan. Diharapkan bagi para peserta rafting bisa menjadi pribadi yang jauh lebih positif setelah melaksanakan kegiatan Rafting.

Rata-rata Jarak tempuh permainan Rafting arung jeram yang ada di Bandung dan Jawa Barat berkisar antara 5 sampai dengan 7 km dengan lama pengarungan 1.5 jam sampai dengan 2 jam.

Bagi anda yang ingin merasakan kegiatan Rafting Arung Jeram di kawasan Bandung Jawa Barat, anda dapat menghubungi Trip Outbound Indonesia di :
Phone : 022-278 9697

Alamat : Jl. Bukanagara II No. 77A Lembang - Kab. Bandung Barat


Powered byEMF Online Form
Reaksi: